RP 9.000.000 Kode: PK108

Posted by: Pusaka Nusantara | 30/07/2025 | Kategori: Pusaka Nusantara | 55 kali dibaca | Rating: 170

Keris Pamor Miring Toya Mambeg Tangguh Blambangan Kuno

  • Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih
  • Pamor (motif lipatan besi) : Toya Mambeg (Tergolong Jenis Pamor Miring)
  • Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Blambangan (Abad XIII)
  • Panjang Bilah : 35 cm
  • Warangka : Ladrang Yogyakarta Kayu Timoho
  • Handle / Gagang : Model Yogya Kayu Timoho
  • Pendok : Slorok Kemalo Merah Model Yogya Bahan Tembaga
  • Dhapur Tilam Upih

    DHAPUR TILAM UPIH, adalah nama dhapur keris lurus yang sederhana. Gandik-nya polos, ricikannya hanya tikel alis dan pejetan. Di daerah lain ada yang menyebutnya Tilam Petak atau Tilam Putih. Di keraton Yogyakarta paling sedikit ada tiga keris pusaka yang ber-dhapur Tilam Upih, yaitu KK Pulanggeni, KK Sirap, dan KK Sri Sadono.

    Terdapat suatu kecenderungan umum yang kuat, bahwa keris-keris dhapur tilam upih dan brojol merupakan keris lurus yang hingga sekarang relatif lebih mudah diketemukan dan banyak tersebar di dalam masyarakat dengan kata lain dhapur cukup populer atau terkenal, karena model ricikannya relatif sederhana tidak neko-neko, menjadikannya lebih banyak orang yang bersedia memakainya. Di samping itu model keris demikian tampak lebih cepat dan lebih mudah untuk diproduksi, jika dibandingkan dengan pembuatan bentuk (dhapur) keris yang lainnya.

    FILOSOFI, menurut ilmu simbol perkerisan dari Sunan Kalijaga yang ditulis di dalam Serat Centhini, Tilam Upih adalah lambang dari wanita. Mengandung makna pasemon jika seseorang telah mencintai keris sikapnya bagaikan orang yang mecintai seorang perempuan yang menjadi garwa (istrinya), dimana ingatan pikirnya selalu tertuju kepadanya.

    Ibarat seorang tentara yang menganggap senjata api sebagai istri kedua, bagi lelaki Jawa keris adalah istri kedua yang juga harus selalu mendapat perhatian. Artinya, ada aktivitas atau pengorbanan (waktu, tenaga, biaya) untuk merawatnya dengan baik. Dalam perkembangan budaya masyarakat Jawa, keris dipercaya sebagai salah satu tolok ukur serta perlambang laki-laki sejati. Terlebih dengan munculnya pandangan bahwa kesempurnaan hidup seorang laki-laki harus memenuhi lima unsur, yakni curigo (keris/senjata), turonggo (kuda/kendaraan), wismo (rumah), wanito (istri), dan kukilo (burung/hiburan). Bentuk keris lurus mengandung sikap istikomah dan tawajjuh, yakni konsisten dalam melakukan kebaikan, teguh dalam satu pendirian dan tidak akan tergoyahkan oleh berbagai macam rintangan dalam mendapatkan jalan lurus menuju ridho Allah.

    Pamor Miring (Toya Mambeg)

    PAMOR MIRING adalah pamor yang lapisan-lapisan saton-nya (besi-pamor-besi-pamor, dst.) melintang atau tegak lurus dengan permukaan bilah keris pusaka. Jadi, pamor miring adalah penamaan pamor ber-dasarkan teknik pembuatannya. Ragam pola pamor yang bisa dibuat dengan teknik pamor miring antara lain adalah: pamor Toya Mambeg, Adeg, Blarak Ngirid, Ron Genduru, Ujung Gunung, Raja Abala Raja dan masih banyak lagi. Kata “miring” pada istilah pamor miring bukan berarti condong sebagaimana kalau menyebut tiang bambu miring, melainkan miring dalam artian orang tidur miring, bukan mlumah (terlentang).

    Pamor jenis ini banyak diburu para kolektor karena memiliki nilai estetika yang tinggi serta jarang ditemui untuk keris-keris tangguh sepuh. Di era sekarang banyak sekali yang membuat keris baru (kamardikan) dengan pamor miring yang indah. Tapi dilihat dari bahan dan tempaannya tentu berbeda dengan tangguh-tangguh sepuh/tua. Oleh sebab itulah rata-rata keris dengan pamor miring dengan tangguh sepuh/tua memiliki nilai yang tinggi.

  • Mendak Selut : Tembaga Hias Batu Permata
  • Kode: PK108

Dialih rawatkan (dimaharkan) Keris Pamor Miring Toya Mambeg Tangguh Blambangan Kuno sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.

Apakah pendapat Anda tentang artikel ini?

Share:


KATEGORI


POST POPULER

10.LANGSUNG WA SAJA

by: Administrator | 28 July 2025

RP 13.550.000

by: Pusaka Nusantara | 30 July 2025

RP 155.000.000

by: Administrator | 23 July 2025

RP 5.000.000

by: Pusaka Nusantara | 22 July 2025

RP 28.000.000

by: Pusaka Nusantara | 30 July 2025

STOCK HABIS

by: Pusaka Nusantara | 30 July 2025

20.LANGSUNG WA SAJA

by: Administrator | 28 July 2025

RP 5.250.000

by: Pusaka Nusantara | 30 July 2025

RP.75.000.000

by: Pusaka Nusantara | 23 July 2025

RP 4.200.000

by: Pusaka Nusantara | 08 August 2025

POST TERBARU

RP 4.200.000

by: Pusaka Nusantara | 08 August 2025

RP 13.550.000

by: Pusaka Nusantara | 30 July 2025

RP 28.000.000

by: Pusaka Nusantara | 30 July 2025

STOCK HABIS

by: Pusaka Nusantara | 30 July 2025

RP 4.700.000

by: Pusaka Nusantara | 30 July 2025

RP 8.500.000

by: Pusaka Nusantara | 30 July 2025

RP 13.500.000

by: Pusaka Nusantara | 30 July 2025

RP 17.550.000

by: Pusaka Nusantara | 30 July 2025

RP.19.800.000

by: Pusaka Nusantara | 30 July 2025

RP 5.100.000

by: Pusaka Nusantara | 30 July 2025